TUGAS 9 ISD : INTEGRASI DI MASYARAKAT INDONESIA

 Pentingnya Integrasi di Masyarakat Indonesia

Integrasi nasional adalah proses penyesuaian dan penyatuan unsur-unsur kebudayaan Indonesia yang beragam hingga terwujudnya persatuan dan kesatuan bangsa. Adanya integrasi nasional penting untuk terciptanya keselarasan bangsa di tengah-tengah keadaan masyarakat yang berbeda-beda dan wilayah yang luas. 

Integrasi nasional adalah bersatunya suatu bangsa yang menempati wilayah tertentu dalam sebuah negara yang berdaulat. Realitanya, integrasi nasional dapat dilihat dari berbagai aspek, yaitu: 
  1. Aspek politik (integrasi politik) 
  2. Aspek ekonomi (integrasi ekonomi yaitu saling ketergantungan ekonomi antardaerah yang bekerja sama secara sinergis) 
  3. Aspek sosial budaya (integrasi sosial budaya, hubungan antarsuku, antarlapisan dan antargolongan)
Secara umum integrasi nasional mencerminkan proses persatuan orang-orang dari berbagai wilayah yang berbeda atau memiliki perbedaan. Perbedaan itu antara lain etnis, sosial budaya, maupun latar belakang ekonomi, menjadi satu bangsa (nation) terutama karena pengalaman sejarah dan politik yang relatif sama. 

Faktor pembentuk dan penghambat 

Masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang majemuk (plural society) dengan corak masyarakat Bhinneka Tunggal Ika. Kondisi masyarakat plural di satu sisi adalah rahmat tetapi di sisi lain juga dapat menjadi ancaman. Pemahaman pluralitas sebagai rahmat adalah keberanian untuk menerima perbedaan. Terkait dengan persepsi dan sikap sesuai dengan realitas kehidupan yang menyeluruh. Sehingga sebagai warga negara perlu memahami dan mengetahui faktor-faktor pembentuk maupun penghambat integrasi nasional.

Berikut ini faktor- faktor pembentuk integrasi nasional: 
  1. Adanya rasa senasib dan seperjuangan yang diakibatkan oleh faktor sejarah. 
  2. Adanya ideologi nasional yang tercermin dalam simbol negara, yaitu Garuda Pancasila dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika. 
  3. Adanya tekad serta keinginan untuk bersatu di kalangan bangsa Indonesia seperti yang dinyatakan dalam Sumpah Pemuda. 
  4. Adanya ancaman dari luar yang menyebabkan munculnya semangat nasionalisme dikalangan bangsa Indonesia. Penggunaan bahasa Indonesia. 
  5. Adanya semangat persatuan dan kesatuan dalam bangsa, bahasa dan tanah air Indonesia. 
  6. Adanya kepribadian dan pandangan hidup kebangsaan yang sama, yaitu Pancasila. 
  7. Adanya jiwa dan semangat gotong royong, solidaritas dan toleransi keagamaan yang kuat.
  8. Adanya rasa senasib sepenanggungan akibat penderitaan penjajahan. 
  9. Adanya rasa cinta tanah air dan mencintai produk dalam negeri.
Berikut ini faktor-faktor penghambat integrasi nasional: 
  1. Kurangnya penghargaan terhadap kemajemukan yang bersifat heterogen. 
  2. Kurangnya toleransi antargolongan. 
  3. Kurangnya kesadaran dari masyarakat Indonesia terhadap ancaman dan gangguan dari luar.
  4. Adanya ketidakpuasan terhadap ketimpangan dan ketidakmerataan hasil-hasil pembangunan.
Cara untuk merawat dan mempertahankan Intergrasi nasional di Indonesia:
  1. Mewujudkan dan mendalami nilai-nilai pancasila dalam kehidupan kewarganegaraan.
  2. Meningkatkan rasa nasionalisme dan rasa cinta tanah air.
  3. Meningkatkan rasa toleransi antar suku agama dan berbudaya.



Sinta Puspito Rini_51420195_Ilmu Sosial Dasar

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TUGAS 2 ISD : PERMASALAHAN SOSIAL DI INDONESIA