TUGAS 10 ISD : IMPLEMENTASI AGAMA DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT
Implementasi Agama Dalam Kehidupan
Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Agama mempunyai definisi, yaitu prinsip kepercayaan kepada Tuhan dengan aturan-aturan syariat tertentu. Dalam penjabarannya, agama adalah sistem yang mengatur tata keimanan (kepercayaan) dan peribadatan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa serta tata kaidah Yang berhubungan dengan pergaulan manusia dan manusia serta manusia dengan lingkungannya.
Konstitusi Indonesia, yakni UUD 1945 jelas menegaskan akan jaminan kebebasan beragama, dalam Pasal 28E ayat (1). Ditegaskan bahwa “Setiap orang bebas memeluk agama dan beribadat menurut agamanya, memilih pendidikan dan pengajaran, memilih pekerjaan, memilih kewarganegaraan, memilih tempat tinggal di wilayah negara dan meninggalkannya, serta berhak kembali.”
Peran negara untuk itu juga dinyatakan pada Pasal 29 Ayat (2), yakni “Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduknya untuk memeluk agama”.
Pemerintah mengakui hanya enam agama saja, yaitu Islam, Protestan, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu. Setiap orang Indonesia wajib untuk merangkul salah satu agama tersebut yang merupakan data pribadi yang disebutkan di dalam dokumen resmi seperti paspor dan kartu identitas lain.
Dengan keberagaman yang ada, toleransi antar umat beragama merupakan hal yang penting untuk dimiliki setiap orang di saat ini. Apabila setiap orang mempunyai sikap toleransi yang tinggi maka ini akan meminimalisir terjadinya konflik antar umat beragama. Dan kehidupan antar umat beragama pun akan hidup dengan tentram dan damai. Maka dari itu, sangatlah penting untuk menerapkan sikap toleransi sejak dini sehingga ketika kita beranjak dewasa akan terbiasa dengan sikap toleransi dengan umat beragama lainnya.
Toleransi dalam beragama sendiri memiliki pengertian yaitu tindakan saling menghargai antar umat beragama. Tidak peduli apapun agama yang dianut, antar masyarakat harus saling menghargai satu sama lain. Toleransi beragama merupakan sikap menyadari bahwa adanya perbedaan adalah suatu realita sosial dalam masyarakat yang dijadikan sebagai mozaik yang dapat menjadikan hidup ini beragam akan tetapi tetap dalam kesatuan yang sama. Sebagai individu umat beragama maka yang dapat dilakukan dalam menghormati dan menghargai keyakinan serta kepercayaan seorang individu lainnya yang berbeda, dengan mengedepankan asas-asas kemanusiaan bukan pada keyakinan.
Sinta Puspito Rini_51420195_Ilmu Sosial Dasar
Komentar
Posting Komentar