TUGAS 3 ISD : PERKEMBANGAN TRADISI BUDAYA DI INDONESIA
TRADISI KENDURI
Kenduri dalam Kamus Bahasa Indonesia (KBBI) berarti perjamuan makan untuk memperingati peristiwa, meminta berkah, dan sebagainya. Kenduri atau yang lebih dikenal dengan sebutan selamatan atau kenduren (sebutan kenduri bagi masyarakat Jawa) telah ada sejak dahulu sebelum masuknya agama ke Nusantara.
Kenduri adalah sebuah tradisi berkumpul yang dilakukan secara bersama-sama oleh beberapa orang, biasanya kaum laki-laki dengan tujuan meminta kelancaran atas segala sesuatu yang dihajatkan dari tuan rumah yang mengundang orang-orang sekitarnya untuk datang. Kenduri merupakan acara rutin ketika ada seseorang yang lahir, meninggal, pernikahan, menempati rumah baru, dll. Pada umumnya, kenduri dilakukan setelah ba'da isya. Kenduri dipimpin oleh orang yang dituakan atau orang yang memiliki keahlian dibidang tersebut, seperti Kiyai.
Acara kenduri biasanya akan diawali dengan sambutan dari perwakilan tuan rumah yang menjelaskan tujuan doa bersama dilaksanakan. Setelah itu, acara kenduri diisi dengan pembacaan doa. Selesai pembacaaan doa, acara ditutup dengan makan bersama dan pembagian berkat (makanan beserta lauk lengkap sederhana yang dikemas) dalam besek (wadah yang terbuat dari anyaman bambu segi empat). Pada masa kini, berkat biasanya dikemas dalam cething plastik dan adakalanya juga isi berkat pada masa kini masih bentuk makanan mentah yang belum diolah. Berkat inilah yang dibawa pulang oleh masing-masing tamu undangan setelah selesai acara kenduri.
Tradisi kenduri dapat mempererat tali silaturahmi masyarakat lingkungan tersebut karena kenduri mampu mempersatukan, bahkan semakin mempererat kesatuan itu. Bukan hanya kesatuan kepentingan, kesatuan cita-cita tetapi juga kesatuan masing-masing individu yang terlibat didalamnya. Dalam tradisi kenduri akan terlihat jelas bagaimana kebersamaan dan keutuhan tercipta: suasana penuh kerukunan, sendau gurau antarsesama, bagi-bagi berkat dari nasi tumpeng yang baru didoakan, atau ketika bersalam-salaman dengan tulus.
Pada zaman sekarang, kenduri masih banyak dilakukan oleh segala lingkup masyarakat baik masyarakat perkotaan maupun masyarakat pedesaan karena kenduri merupakan sebuah mekanisme sosial untuk merawat keutuhan. Tradisi kenduri dapat menampung dan merepresentasikan banyak kepentingan.
Sinta Puspito Rini_51420195_Ilmu Sosial Dasar
Komentar
Posting Komentar